 |
24 Sep 2009 18:29 WIB Kiamat Sudah DekatKita mungkin bertanya “kapan datangnya kiamat?..”. Dalam kitap-kitap suci disebutkan bahwa, kiamat merupakan akhir dari sebuah perjalanan. Baik dalam sekala kecil maupun dalam skala besar (bersamaan). Namun bagaimanakah bila kejadian dari kiamat tersebut kita cerna dalam sebuah persepsi logika manusia. Tentunya akan banyak sekali pendapat yang timbul dengan berbagai alasan, baik itu alasan yang mudah dimengerti maupun yang tidak. Disisi lain tentunya sebagian besar masyarakat religius nggak mau mengungkit-ungkit tentang arti sebuah kiamat, karena itu adalah kuasa Tuhan. Apapun persepsi orang, pada hakekatnya kiamat adalah akhir dari sebuah perjalanan, atau akhir dari sebuah kehidupan. Kalau hal ini yang menjadi dasar dari arti sebuah kiamat, maka bisa dibayangkan suatu yang sudah mendekati akhir (kiamat) secara normal pasti akan memberikan tanda-tanda akan berakhir. Kita ambil contoh untuk manusia yang sudah mau mendekati tutup usianya (secara normal) misalnya: keriput, sakit-sakitan, pikun, berubah bentuk/warna, rapuh, dan lain sebagainya. Apabila hal ini kita tarik kedalam alam tempat kehidupan kita saat ini, dimana isu-isu kerusakan semakin lama semakin parah. Alam yang dulu sejuk sekarang semakin panas, alam yang dulu sangat kaya dengan sumber mata air, kaya dengan hasil hutan, kaya dengan sumber laut, sekarang tinggal sedikit dan sebagian malah sudah hilang tanpa sisa. Bencana banjir dimana-mana, kebakaran hutan, tanah lonsor, gempa bumi dan juga tsunami, ini adalah suatu pertanda perubahan, bahwa alam ini sudah semakin tua. Alam serasa sudah tidak bersahabat dan nyaman lagi untuk kita tinggali. Sudah sepantasnya kita merenungi dan mempertanyakan, “apakah alam kita mendekati sebuah akhir dari perjalanan?..” Namun sadarkah kita bahwa sumber utama kerusakan dan perubahan di alam ini adalah ulah perbuatan kita sendiri.. Beberapa ayat dari kitap suci menyebutkan “ belajarlah kita dari segala suatu kejadian yang terdapat di alam ini”. Disinilah betapa pentingnya kita interopeksi diri, mengaca pada apa yang telah kita lakukan. Kita juga semestinya tidak hanya menanyakan kenapa kerusakan terjadi dimana-mana, kenapa gempa, banjir, tanah longsor, wabah penyakit, dan lain sebagainya selalu datang secara bergatian, bahkan bersamaan. Siapa yang salah, siapa yang semestinya menjaga, siapa yang seharusnya memperbaiki.
Ada manusia bilang, “Sayakan hanya melakukan kerusakan sedikit..”. Iya, mungkin hanya sedikit kerusakan yang kau timbulkan, tapi berapa banyak orang didunia ini yang punya pikiran serupa, tentunya tidak terhitung jumlahnya. Bayangkan juga berapa ratus/juta hektar alam yang rusak tiap harinya hanya dari pikiran individu-individu semacam itu. Belum lagi ditambah dengan kerusakan yang ditimbulkan oleh orang-orang yang dengan sengaja dan nyata merusak secara besar-besaran. Sungguh sangat memprihatinkan.
Lebih dari separuh penduduk dunia tidak peduli terhadap alam, mereka terlalu asyik dengan kegiatan pemenuhan kebutuhan pribadinya, selebihnya sebagian besar cenderung merusaknya, dan sebagian kecil sekali berusaha untuk memperbaiki kerusakan alam ini. Sunguh ironis memang, namun tidak semua kerusakan yang diperbuat manusia tidaklah berarti apa-apa, karena sebagian juga untuk memenuhi kebutuhan manusia itu sendiri.
Andai kata orang yang melakukan perbaikan pada alam ini lebih banyak/besar, dan apabila orang-orang yang melakukan perusakan tersebut sadar diri untuk melakukan perbaikan kembali, tentunya alam ini akan lebih panjang umurnya, tentunya alam tidak akan mudah murka kepada kita, alam ini tentu akan terasa lebih sejuk dan nyaman untuk ditinggali, dan tentunya alampun akan tersenyum, dan berterima kasih kepada kita para manusia, yang kemudian akan memberikan limpahan sumberdayanya yang sangat besar dan luar biasa sebagai imbalan dari rasa terima kasih alam tersebut kepada kita umat manusia… Sebagai bahan renungan, tunggu episode berikutnya yang menampilkan kerusakan-kerusakan alam akibat ulah manusia. Terima kasih..( Tugiman )
kontributor: [FK Sitimulyo]
SMS 08180-438-9000
kirim kan sms anda : siar pesan anda
Kata Penanda [Tags]
APDESI, Caleg, IC Radio Media Aspirasi dan Inspirasi, IC Radio Voice Of Freedom, Pemilu, Rahasia download ribuan mp3 maupun video 3gp secara cepat, Sosialisasi PPK Cikawao, Terban, Yogyakarta, aaaaaaaaaaaaaaaaaa, desa, internet, siap panen, zzz, zzzz,
|
 |